Doping

Doping – Olahraga merupakan salah satu bidang dimana integritas , kejujuran , dan sikap adil sangat penting bagi semua orang yang terlibat didalamnya tidak hanya atlet tetapi juga pengurus cabang olahraga. Tidak hanya pengurus atlet pun terkadang terlibat didalam tindakan negatif yang sehatusnya tidak diizinkan. beberapa perbuatan tercela tersebut antara lain sengaja melukai lawan , terlibat dalam pengaturan skor , perilaku rasisme , dan pengguna doping.Dari banyaknya perbuatan yang dianggap tidak terpuji dalam dunia olahraga, doping merupakan salah satu tindakan yang paling tidak dapat diterima.

Mungkin bagi sebagian orang yang sudah lama mengenal nama sepak bola, dpong ini sudah sangat umum didengar. Kegiatan doping itu sangat-sangat sekali menganggu dan tidak baik untuk sekitar karena bisa saja yang tadinya tidak ingin menjadi ingin itukan berarti dampaknya sangat negatif. Namun apa sebenernya yang membuat doping dianggap sebagai perbuatan yang tidak terpuji dan sangat harus dihindari?.

Doping merujuk kepada penggunaan obat-obatan  atau substansi tertentu untuk mengingkatkan performa atlet. Atlet yang melakukan doping akan megonsumsi obat atau bahkan narkoba agar dapat berprestasi lebih baik. Hal ini merupakan pelanggaran bagi atlet dan dianggap tindak kecurangan dalam dunia olahraga. istilah doping banyak digunakan oleh berbagai organisasi olahraga di seluruh dunia. Penggunaan obat-obatan untuk meningkatkan kinerja dianggap tidak etis dan melanggar prinsip sportivitas serta integritas yang seharusnya dimiliki oleh atlet.

oleh karena itu, banyak organisasi olahraga internasional melarang doping. Jika seorang atlet mencoba menhindari deteksi obat-obatan ini, maka tindakannya akan semakin melanggar etika dan dianggap sebagai tindakan penipuan serta kecurangan. Di jaman olahraga yang sudah moredn ini banyak sekali generasi muda yang ingin masuk dan berpartisipasi menjadi atlet,maka dari itu yang senior tidak baik jika terus-terusan mengajari hal untuk doping mereka bisa karena terbiasa bukan karna . Salah satu alasan utama pelarangan adalah untuk memberikan kesempatan yang adil kepada semua atlet yang berada dalam kompetisi.

Kehadiran obat-obatan yang dapat meningkatkan kinerja tubuh tidak adil bagi atlet lain yang telah bekerja keras dan berlatih untuk meraih kemenangan.  Selain itu, atlet yang tertangkap menggunakan obat-obatan doping juga dapat memberikan pengaruh tidak langsung kepada masyarakat. Mengingat atlet merupakan tokoh publik yang bisa menginspirasi orang lain, tindakan doping mereka bisa mempengaruhi masyarakat untuk menggunakan obat-obatan serupa.

alasan lain yang menjadi kekhawatiran pihak penyelenggara olahraga adalah masalah kesehatan atlet. Perlu diketahui bahwa dua jenis obat yang paling umum digunakan oleh atlet unutk meningkatkan performa adalah steroid dan stimulan. Steroid dapat meningkatkan massa otot dan kekuatan tubuh secara menyeluruh, sementara stimulan dapat meningkatkan konsentrasi dan mengurahi kelelahan, Jika digunakan secara berlebihan, obat-obatan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan juga bisa sampai kecanduan dengan obat-obatan tersebut,

Dalam banyak hal,  memiliki kesamaan dengan penggunaan narkoba. Oleh karena itu,  dianggap sangat berbahaya jika dilakukan oleh atlet. Banyak badan olahraga di seluruh dunia yang semakin aktif dalam melaksanakan kampanye anti-doping guna mengatasi masalah ini. Lebih baik menjaga kesehatan dibandingakn dengan memaksakan tubuh agar tidak terjadi hal-hal yang fatal dan yang tidak diinginkan.

Hindarilah jebakan kenikmatan sesaat yang dijanjikan oleh berbagai substansi terlarang ini, terutama jika Grameds bermimpi menjadi seorang atlet. Lebih baik untuk kita semua berfokus pada latihan yang intensif dan memperdalam pengetahuan tentang olahraga ini agar dapat meraih kemenangan tanpa mengandalkan obat-obatan terlarang. Dan semiga untuk para pemain yang masih menggunakan doping cepat berhenti agar tidak ketergantungan.